Bantuan Teknis II

ARISE+ Indonesia yang diwakili oleh Arief Safari, Pakar Senior Infrastruktur Mutu Ekspor, mengikuti rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada Kamis, 10 Agustus 2023. Rapat tersebut bertujuan untuk membahas pemetaan data dan informasi keamanan pangan lintas kementerian dan lembaga. Acara yang dilaksanakan secara daring ini dihadiri oleh perwakilan Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) - Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati - Kementerian Pertanian, Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan - Badan Pangan Nasional, dan Pusat Informasi dan Data BPOM.
Dalam pertemuan tersebut, Didik Joko Pursito, Pj Direktur Pengawasan Peredaran Pangan Olahan BPOM, menyoroti bahwa pertemuan ini diadakan sebagai respons terhadap penilaian ARISE+ Indonesia pada tahun 2022. Penilaian ini mengkaji fungsi dan implementasi Sistem Siaga Cepat Indonesia untuk Pangan dan Pakan (INRASFF).
Rekomendasi utama dari penilaian INRASSF menyoroti perlunya harmonisasi data dan menyarankan integrasi data dan informasi keamanan pangan, yang saat ini ada di berbagai kementerian dan lembaga, ke dalam INRASSF. Proposal ini berupaya untuk memastikan bahwa permasalahan keamanan pangan ditangani secara komprehensif, mulai dari proses hulu hingga hilir. Inisiatif harmonisasi dan integrasi data akan dimulai dengan evaluasi terhadap sistem dan data keamanan pangan yang ada di masing-masing kementerian dan lembaga yang ditunjuk sebagai Competence Contact Points. Kegiatan ini rencananya akan dimulai pada bulan September 2023 dengan dukungan dari ARISE+ Indonesia.