Bantuan Teknis I

Keberuntungan tersenyum pada Abdul Jalil dalam pameran SIAL InterFOOD, jaringan inovasi pangan nomor satu dunia, yang diadakan di Jakarta, 9-12 November 2022. Perjalanannya sejauh 2.037 mil (3.278 km) dari Kabupaten Fakfak di Pulau Papua Barat di Indonesia Timur tidak sia-sia. Abdul Jalil adalah Ketua Komunitas Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG atau Perhimpunan IG Lokal) Pala Tomandin Fakfak, komoditas pala lokal kualitas unggulan yang telah tersertifikasi Indikasi Geografis (IG) No. IDG 000000049 oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada tahun 2016. Misi Abdul Jalil, difasilitasi oleh ARISE+ Indonesia, untuk mempromosikan pala asal Fakfak menghasilkan kesepakatan bisnis dengan salah satu eksportir besar Indonesia untuk memasok 12 ton gada kualitas premium untuk diekspor ke India.
“Kami, Asosiasi GI Pala Tomandin Fakfak dan para petani sangat berterima kasih atas kesepakatan bisnis ini. Terima kasih, ARISE+ Indonesia,” kata Abdul Jalil dengan wajah berseri-seri.
Abdul Jalil bukan satu-satunya yang dikaruniai rejeki. Ia bersama perwakilan dari Kopi Arabika Gayo, Kopi Arabika Flores Bajawa, dan Cengkeh Moloku Kie Raha bertemu dengan calon pembeli dari Mesir yang tertarik untuk membeli produk GI Indonesia. Pemasok makanan Indonesia terkemuka dengan jaringan di Prancis, Swiss, Italia, dan Spanyol bertemu dengan perwakilan MPIG dan menyatakan minatnya untuk mempromosikan GI Indonesia di pasar internasional.
Pala Fakfak Tomandin dan 20 produk GI Indonesia lainnya dipamerkan di SIAL InterFOOD dengan dukungan dari Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Primer, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Ditjen Kekayaan Intelektual, Kemenkumham, dan ARISE+ Indonesia.
21 IG Indonesia unggulan tersebut adalah Beras Adan Krayan, Kalimantan Utara; Vanili Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur; Gula Aren Atinggola, Gorontalo Utara, Sulawesi; Garam Amed Bali, Bali; Garam Kusamba Bali, Bali; Berau Cacao, Kalimantan Timur; Lada Luwu Timur, Sulawesi Selatan; Kopi Flores Bajawa, Nusa Tenggara Timur; Kopi Arabika Flores Manggarai, Nusa Tenggara Timur; Kopi Arabika Gayo, Aceh; Teh Java Preanger, Jawa Barat; Kayu Manis Koerintji, Jambi, Sumatera; Garam Gunung Krayan, Kalimantan Utara; Kulonprogo Jogja Gula Kelapa, DI. Yogyakarta; Cengkih Minahasa, Sulawesi; Cengkih Moloku Kie Raha, Maluku Utara; Merica Putih Muntok, Bangka Belitung; Pala Siaw, Sulawesi Utara; Madu Sumbawa, Nusa Tenggara Barat; Beras Solok, Sumatera Barat; dan Pala Tomandin Fakfak, Papua Barat.
Selain showcase produk, talk show bertajuk "High-Quality Geographical Indication Matters in Spicebiz" dan acara memasak oleh food and flavor developer Chef Bara Pattiradjawane memeriahkan acara tersebut. Talkshow tersebut menghadirkan:
• Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Produk Primer, Ibu Merry Maryati
• Kepala Seksi Pengawasan dan Pengawasan Indikasi Geografis, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, Bapak Idris Tanjong
• Badan Pengelola, Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) Muntok White Pepper, Bapak Rafki Hariska
• Direktur Billiton Spices, anggota BP3L Muntok White Pepper, Ibu Vivi Widyana
Selama tiga tahun terakhir, ARISE+ Indonesia, di bawah naungan DGIP dan DGNED, telah mendukung promosi dan menampilkan lebih dari 20 produk IG pangan agribisnis Indonesia terpilih melalui pameran kuliner di sepuluh (10) pameran perdagangan internasional, yaitu:
1. Terra Madre Salone Del Gusto, Turin Italia Okt 2019 - Apr 2020 (digital karena pandemi)
2. Trade Expo Indonesia ke-36 3 November 2021 (digital karena pandemi)
3. Kemenhub Paviliun Indonesia dan pada DGIP Business Forum di Dubai 2022 Expo, UEA, 4 – 10 Maret 2022
4. Alimentaria Barcelona Spanyol, 4 – 7 April 2022
5. Food+Beverage Indonesia, Jakarta International Expo, 18 -21 Mei 2022
6. Ubud Food Festival, Bali, 24 – 26 Juni 2022
7. IGIS2022 x Javara Jalur Rempah di Hotel Dharmawangsa Jakarta, 19 – 21 Agustus 2022 (Indonesia Membumbui Dunia)
8. 3rd World Conference on Creative Economy, Bali, 5-7 Oktober 2022
9. Trade Expo Indonesia ke-37, ICE BSD Tangerang, 19 -23 Oktober 2022
10. Salon International de l'Alimentation (SIAL) Interfood, Jakarta International Expo, 9 – 12 November 2022
Keikutsertaan produk IG Indonesia dalam ajang promosi perdagangan internasional bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan produk IG Indonesia dan menjalin hubungan yang lebih baik dengan pasar.



