Bantuan Teknis I
ARISE+ Indonesia bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen Kekayaan Intelektual), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN), Kementerian Perdagangan memfasilitasi Indikasi Geografis Indonesia terpilih untuk berpartisipasi dalam F +B Exhibition Indonesia di JIExpo Kemayoran, 18-21 Mei 2022. Food + Beverage Indonesia adalah pameran dagang terlengkap negara untuk industri makanan.
Keikutsertaan dalam pameran perdagangan internasional ini diharapkan dapat mempromosikan produk-produk pertanian pangan lokal bersertifikat Indikasi Geografis dengan kualitas premium dan cita rasa yang khas kepada calon pembeli internasional dan domestik, eksportir, komunitas industri kuliner, dan masyarakat umum. Indikasi Geografis adalah tanda yang digunakan pada produk yang memiliki asal geografis tertentu dan memiliki karakteristik, kualitas, dan reputasi yang dipengaruhi oleh asal geografis tersebut. Pengaruh tersebut bisa karena faktor alam, faktor manusia, atau keduanya.
Produk-produk agri-food pilihan berkualitas tinggi yang ditampilkan di F+B Indonesia Exhibition antara lain Beras Adan Krayan, Gula Kelapa Atinggola Gorontalo, Kakao Berau, Lada Luwu Timur, Kopi Arabika Flores Manggarai, Kopi Robusta Flores Manggarai, Kopi Arabika Bajawa, Arabika Gayo Kopi, Teh Java Preanger, Garam Gunung Krayan, Gula Kelapa Kulon Progo Jogja, Kayu Manis Koerintji, Cengkih Minahasa, Cengkih Moloku Kie Raha, Lada Putih Muntok, Pala Siau, dan Madu Sumbawa.
Keikutsertaan produk Indikasi Geografis Indonesia terpilih dalam Pameran F+B Indonesia merupakan presentasi ketiga pada pameran promosi perdagangan internasional setelah Dubai Expo 2020 pada bulan Maret dan Alimentaria di Barcelona pada April 2022. Keikutsertaan dalam pameran dagang merupakan bentuk dukungan Pemerintah terhadap Geografis Indikasi UKM difasilitasi oleh ARISE+ Indonesia, Program Dukungan Fasilitas Perdagangan yang didanai oleh Uni Eropa, untuk memperkuat hubungan internasional dan ekspor ke pasar global.
Untuk informasi lebih lanjut tentang produk GI pilihan yang didukung oleh ARISE+ Indonesia, silakan kunjungi http://globalgi.id/
Keikutsertaan dalam pameran perdagangan internasional ini diharapkan dapat mempromosikan produk-produk pertanian pangan lokal bersertifikat Indikasi Geografis dengan kualitas premium dan cita rasa yang khas kepada calon pembeli internasional dan domestik, eksportir, komunitas industri kuliner, dan masyarakat umum. Indikasi Geografis adalah tanda yang digunakan pada produk yang memiliki asal geografis tertentu dan memiliki karakteristik, kualitas, dan reputasi yang dipengaruhi oleh asal geografis tersebut. Pengaruh tersebut bisa karena faktor alam, faktor manusia, atau keduanya.
Produk-produk agri-food pilihan berkualitas tinggi yang ditampilkan di F+B Indonesia Exhibition antara lain Beras Adan Krayan, Gula Kelapa Atinggola Gorontalo, Kakao Berau, Lada Luwu Timur, Kopi Arabika Flores Manggarai, Kopi Robusta Flores Manggarai, Kopi Arabika Bajawa, Arabika Gayo Kopi, Teh Java Preanger, Garam Gunung Krayan, Gula Kelapa Kulon Progo Jogja, Kayu Manis Koerintji, Cengkih Minahasa, Cengkih Moloku Kie Raha, Lada Putih Muntok, Pala Siau, dan Madu Sumbawa.
Keikutsertaan produk Indikasi Geografis Indonesia terpilih dalam Pameran F+B Indonesia merupakan presentasi ketiga pada pameran promosi perdagangan internasional setelah Dubai Expo 2020 pada bulan Maret dan Alimentaria di Barcelona pada April 2022. Keikutsertaan dalam pameran dagang merupakan bentuk dukungan Pemerintah terhadap Geografis Indikasi UKM difasilitasi oleh ARISE+ Indonesia, Program Dukungan Fasilitas Perdagangan yang didanai oleh Uni Eropa, untuk memperkuat hubungan internasional dan ekspor ke pasar global.
Untuk informasi lebih lanjut tentang produk GI pilihan yang didukung oleh ARISE+ Indonesia, silakan kunjungi http://globalgi.id/