Bantuan Teknis II

Deputi Menteri Perencanaan Penanaman Modal, Nurul Ichwan, tim BKPM, dan Pakar Senior Kebijakan Investasi ARISE+ Indonesia, Dan Nichols, saat kick-off meeting (08/04)
Pada tanggal 8 April, Kementerian Penanaman Modal (BKPM) dan ARISE+ Indonesia mengadakan pertemuan awal untuk pengembangan Rencana Daya Tarik Investasi untuk Proyek Berorientasi Masa Depan yang berfokus pada Uni Eropa. Rencana tersebut, yang akan dikembangkan bersama dengan dukungan teknis dari Tim Bantuan Teknis ARISE+ Indonesia, akan menguraikan pendekatan strategis untuk menarik Penanaman Modal Asing (FDI) dalam gelombang baru industri berorientasi masa depan di mana perusahaan dan klaster Uni Eropa beroperasi di ujung tombak desain dan inovasi. Sektor, subsektor, dan segmen rantai nilai tertentu akan dipilih berdasarkan kombinasi analisis kuantitatif dan kualitatif namun akan dikelompokkan berdasarkan tema inti seperti energi terbarukan, manufaktur maju, digitalisasi, keberlanjutan, dan ekonomi sirkular.
Memimpin pertemuan awal, Deputi Menteri Perencanaan Penanaman Modal, Bapak Nurul Ichwan, berkomentar, "Kami memiliki harapan yang tinggi untuk program yang baik ini yang akan melibatkan kolaborasi erat antara ARISE+ Indonesia dan tim kami di sini di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), bersama-sama berkontribusi untuk memperkuat hubungan bisnis antara EU dan Indonesia."
Rencana tersebut akan memberikan penilaian kuantitatif dan kualitatif dari penawaran investasi Indonesia di sektor-sektor terpilih, serta membandingkan wawasan tentang pendekatan negara-negara lain untuk menarik FDI dan meningkatkan lingkungan yang memungkinkan investasi mereka di sektor-sektor terpilih. Rencana tersebut juga akan memberikan wawasan penting tentang tren dan pendorong FDI ke luar di antara klaster dan perusahaan EU yang memperluas ke ASEAN dan Asia secara lebih luas. Yang terpenting, rencana tersebut akan dirancang untuk dapat diimplementasikan dan mencakup daftar calon investor baru di sektor-sektor terpilih, dengan wawasan utama tentang setiap perusahaan yang dapat digunakan sebagai bagian dari kegiatan penjangkauan dan daya tarik investasi Kementerian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif yang diperbarui antara UE dan Kementerian Investasi/BKPM untuk secara strategis mengidentifikasi dan menarik investasi UE yang berkualitas tinggi dan berorientasi masa depan ke Indonesia yang memberikan skenario yang saling menguntungkan. Ini akan bermanfaat bagi ekonomi, industri, lingkungan, dan warga Indonesia sambil terlibat dengan perusahaan-perusahaan UE yang inovatif yang mencari peluang baru dan berkelanjutan di pusat kekuatan ekonomi ASEAN.