Kegiatan

24 Oktober 2023 - Bantuan Teknis II

Bertujuan untuk memperkuat komitmennya menuju masa depan yang berkelanjutan, Indonesia terus mencapai kemajuan dalam perdagangan karbon. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021, negara berupaya memanfaatkan nilai ekonomi karbon melalui instrumen perdagangan seperti penetapan harga karbon. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat dan mendanai pengurangan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan target Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDC). Pada tanggal 26 September 2023, Presiden Joko Widodo secara resmi meluncurkan Pertukaran Karbon Indonesia, yang menandakan dedikasi Indonesia untuk secara proaktif memerangi krisis iklim.

Untuk lebih menyempurnakan dan meningkatkan sistem perdagangan karbon nasional, konsultasi penting dengan pemerintah diadakan pada tanggal 23 Oktober 2023 di kantor BKPM. Diselenggarakan oleh Kementerian Investasi/BKPM, bekerja sama dengan ARISE+ Indonesia, sesi ini dipimpin oleh Deputi Menteri Bidang Promosi Penanaman Modal, Bapak Nurul Ichwan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh partisipasi aktif dari Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian BKPM, perwakilan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, dan ARISE+ Indonesia Ketua Tim, Alessandro Martinatto.

Bapak Nurul mengatakan, “Pembentukan dan evolusi mekanisme perdagangan karbon sangat penting bagi masa depan Indonesia yang berkelanjutan. Melalui diskusi kolaboratif dan memanfaatkan praktik terbaik global, kami bertujuan untuk memposisikan Indonesia di garis depan inovasi pasar karbon global demi kepentingan bangsa kita. dan planet ini."

Menyoroti perkembangan terkini dalam lanskap penetapan harga karbon di Indonesia, Penasihat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Bidang Perdagangan Karbon, Bapak Edo Mahendra, memaparkan pendekatan penetapan harga karbon di Indonesia, langkah-langkah yang telah diambil sejauh ini, dan mengungkap potensi dari penetapan harga karbon di Indonesia. pasar karbon Indonesia. Acara ini dilanjutkan dengan presentasi komprehensif oleh Dr Divaldo Rezende, Pakar Senior Pasar Karbon ARISE+ Indonesia, yang memberikan wawasan mengenai praktik terbaik internasional dalam ekosistem perdagangan karbon.

Saat ini dalam misi dua minggu di negara tersebut, Dr Rezende akan terlibat dengan berbagai pemangku kepentingan perdagangan karbon mulai dari pemerintah dan sektor swasta.

Wawasan yang didapat dari pertemuan ini akan menjadi landasan untuk merumuskan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk membantu Pemerintah Indonesia dalam menyempurnakan dan mengoptimalkan sistem perdagangan karbon nasional.

Subscribe to the ARISE+ Indonesia newsletter