Bantuan Teknis II

Teknisi dan analis laboratorium di tiga laboratorium di lingkungan Kementerian Perindustrian berpartisipasi dalam sesi pelatihan yang difasilitasi oleh ARISE+ Indonesia. Sesi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas analisis kontaminan, memfasilitasi hasil yang berkualitas tinggi dan akurat. Dengan meningkatkan kualitas dan keakuratan analisis mereka, laboratorium ini dapat membantu industri terkait memenuhi standar kualitas dan regulasi teknis internasional. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan daya saing dan penerimaan produk ekspor Indonesia, khususnya di pasar Uni Eropa.
Sesi pelatihan diadakan di tiga laboratorium terkemuka di bawah Kementerian Perindustrian. Sesi pertama berlangsung di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Industri Kelautan (BBSPJIHPMM) di Makassar pada tanggal 15 hingga 17 Mei 2023. Pelatihan khusus ini berfokus pada analisis pestisida pada sayuran, buah-buahan, dan biji kopi dengan menggunakan kromatografi gas digabungkan dengan spektrometri massa. Teknik ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan kualitas produk ini.
Selanjutnya, pelatihan kedua diadakan di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Agroindustri (BBSPJIA) Bogor, dari tanggal 19 hingga 23 Mei 2023, dengan penekanan khusus pada analisis mikotoksin menggunakan kromatografi cair. Mikotoksin adalah zat berbahaya yang dihasilkan oleh jamur tertentu yang dapat mencemari makanan dan menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Dengan menguasai teknik analisis ini, teknisi laboratorium dapat menghasilkan hasil yang lebih akurat.
Sesi ketiga dan terakhir berlangsung pada tanggal 24 hingga 26 Mei 2023 di Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Industri Kimia, Farmasi, dan Pengemasan (BBSPJIKFK) di Jakarta. Sesi ini berkisar pada pengujian bahan kontak makanan menggunakan kromatografi gas. Memastikan keamanan bahan yang bersentuhan dengan makanan sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat dan memenuhi persyaratan peraturan.
Doddy Rahadi, Kepala Badan Kebijakan Standardisasi dan Jasa Industri menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ARISE+ Indonesia atas bantuan teknis yang sangat berharga. Dia menekankan pentingnya program peningkatan kapasitas, karena laboratorium Kementerian Perindustrian memainkan peran penting dalam menjaga kualitas dan kesesuaian produk Indonesia dalam perdagangan domestik dan internasional. Mr.Rahadi juga mengakui tantangan yang dihadapi laboratorium publik, termasuk peningkatan kapasitas, kompetensi, dan peralatan, karena keterbatasan anggaran.
Vadims Bartkevics, seorang ahli dari ARISE+ Indonesia, menyoroti antusiasme peserta selama sesi pelatihan praktis dan permintaan selanjutnya untuk sesi teori lanjutan. Respon positif ini menunjukkan keinginan peserta untuk lebih meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam analisis kontaminan dan residu.
Hotmaria, salah satu peserta dari BBSPJIKFK memuji materi pelatihan yang komprehensif dan penyampaian yang efektif. Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk berpartisipasi dalam pelatihan, memungkinkannya untuk meningkatkan pengetahuannya dan tetap mengikuti perkembangan teknik terkini. Hotmaria yakin pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi pekerjaan analitisnya di laboratorium.