Kegiatan

Bantuan Teknis I

Kementerian Perdagangan Indonesia dan ARISE+ Indonesia hari ini (06/10) meluncurkan "Trade Defense Handbook" di Jakarta selama upacara serah terima yang diselenggarakan dengan dukungan program ARISE+ Indonesia yang didanai oleh Uni Eropa. Peluncuran publikasi tersebut diresmikan oleh Direktur Pertahanan Perdagangan (DPP), Kementerian Perdagangan, Natan Kambuno dan Ketua Tim ARISE+ Indonesia, Marc Kwai Pun.

Handbook ini disusun dengan dukungan teknis dari ARISE+ Indonesia, yang bertujuan untuk memandu Investigasi dan Analis Perdagangan di DPP dalam mengidentifikasi hambatan perdagangan dan mengambil tindakan terhadapnya secara efektif. DPP telah menjadi garda terdepan dalam mempertahankan dan mengamankan akses ekspor Indonesia di pasar internasional.

Handbook ini mencakup investigasi pemulihan perdagangan oleh negara ketiga, Perjanjian Hambatan Teknis untuk Perdagangan (TBT) dan Perjanjian tentang Penerapan tindakan Sanitary and Phytosanitary Measures (SPS), dan Mekanisme Penyelesaian Sengketa WTO. Edisi pertama disiapkan oleh Program Fasilitas Kerjasama Perdagangan (TCF) yang didanai Uni Eropa pada tahun 2016.

“Merupakan suatu kehormatan dan kehormatan bagi saya untuk mempersembahkan Trade Defense Handbook, yang telah menjadi hasil terpenting dari kerjasama antara ARISE+ Indonesia dan DPP. Saya yakin Handbook ini akan membekali staf dan pejabat DPP saat ini dan di masa depan dengan keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik di Trade Remedies, TBT, dan SPS,” kata Direktur DPP Natan Kambuno.

Setelah upacara, Workshop Menanggapi Secara Efektif terhadap Investigasi Pemulihan Perdagangan.

Workshop ini disampaikan oleh Pakar Kebijakan Perdagangan Internasional ARISE+ Indonesia, Bapak Marius Bordalba Layo, yang memiliki pengalaman luas dalam memberikan nasihat kepada perusahaan dan pemerintah tentang trade remedy dan hukum perdagangan WTO selama lebih dari 23 tahun.

Workshop ini merupakan acara kelima dan terakhir dari serangkaian workshop trade remedy yang memperkuat kapasitas untuk merespons investigasi pihak ketiga secara efektif sejak 2019.

Subscribe to the ARISE+ Indonesia newsletter