News Coverage

Indonesia dan Uni Eropa memperkuat kerja sama ekonomi melalui program ASEAN Regional Integration Support-Indonesia Trade Support Facility. Melalui program itu, UE memberikan hibah sebesar 15 juta euro atau Rp232 miliar yang akan disalurkan dalam empat tahun.

Dana hibah itu nantinya digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas komoditas-komoditas lokal yang berorientasi ekspor.

"Kami senang UE dan Indonesia terus membangun hubungan yang kuat. UE ialah salah satu sumber investasi langsung asing yang terpenting bagi Indonesia," ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) Dody Edward di Jakarta, kemarin.

Beberapa sektor akan disentuh dana hibah itu, seperti perikanan dan pertanian. Dengan dana tersebut, pemerintah akan membangun infrastruktur di sisi hulu supaya hasil produksi di dua sektor itu bisa terangkat dan memberikan manfaat lebih besar kepada petani dan nelayan.

"Seperti penyempurnaan sarana produksi perikanan baik tangkap maupun budi daya. Pemberian benih-benih ikan unggul juga jadi prioritas," tuturnya.

Kepala Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket mengaku senang dapat terus bekerja sama dengan Indonesia yang merupakan salah satu mitra ekonomi utama. (Pra/E-3)

Source : Media Indonesia Newspaper

Subscribe to the ARISE+ Indonesia newsletter