News Coverage

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor, Ni Made Ayu Marthini menerima kunjungan 16 perwakilan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) yang merupakan mitra binaan Ditjen PEN dengan Arise Plus Indonesia di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (24 Mei). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program promosi produk Indonesia ber-Indikasi Geografis serta lokakarya bagi perwakilan MPIG yang diselenggarakan oleh Arise Plus Indonesia pada 18–24 Mei 2022.

Indonesia telah memiliki 101 produk unggulan daerah yang bersertifikat Indikasi Geografis (IG). Hal ini merupakan bentuk kerja sama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM RI dengan ARISE+ Indonesia serta Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN) Kementerian Perdagangan melalui partisipasi dalam pameran dagang internasional yang berlangsung di JIExpo Kemayoran 18-21 Mei 2022.

Dikenal sebagai negara agrikultur, Indonesia punya banyak sumber daya alam yang bisa dimanfaatkan. Mulai dari kopi, rempah, hingga garam lokal semuanya bisa mendunia. Persaingan antar negara di dunia bisa ditempuh melalui cara positif. Prestasi dan kekayaan alam yang ditonjolkan bisa membuat sebuah negara berjaya di mata dunia.

Indonesia berpeluang membangun reputasi kulinernya sekaligus meningkatkan peluang perdagangan dan arus investasi. Hal ini tergambar saat peluncuran Indonesia’s Geographical Indication Show (IGIS) 2022 yang menghadirkan keynote speaker Gastronomy Expertise kondang William Wongso, Jumat (13/5/2022). Indonesia’s Geographical Indication Show (IGIS) 2022 akan menjadi pintu masuk bagi produk pertanian pangan asli Indonesia kedepannya.

Pakar kuliner William Wongso mengatakan Indonesia sudah sepatutnya memiliki sertifikasi atau label Indikasi Geografis (IG) untuk setiap produknya. Ia mencontohkan Prancis yang setiap produknya telah memiliki label indikasi geografis, sehingga setiap daerah memiliki komoditas spesialnya yang dikenal banyak orang.

Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kurniaman Telaumbanua pemerintah terus berupaya mempromosikan indikasi geografis Indonesia. Salah satunya adalah dengan program Indonesia’s Geographical Indication Show (IGIS) 2022.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DGPEN) Kementerian Perdagangan dan ARISE+ Indonesia, program Fasilitas Dukungan Perdagangan yang didanai oleh Uni Eropa, meluncurkan program   Indonesia’s Geographical Indication Show (IGIS) 2022, Jumat (13/5). 

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DGPEN) Kementerian Perdagangan bersama dengan ARISE+ Indonesia mempromosikan Indikasi Geografis Indonesia melalui program Indonesia’s Geographical Indication Show (IGIS) 2022. IGIS ini membuka peluang lebar untuk mengeksplorasi keunikan kuliner khas Indonesia.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DGPEN) Kementerian Perdagangan dan ARISE+ Indonesia mempromosikan Indikasi Geografis Indonesia melalui program Indonesia’s Geographical Indication Show (IGIS) 2022.

ARISE+ Indonesia meluncurkan program Indonesia’s Geographical Indication Show (IGIS) 2022. Program ini diluncurkan di bawah naungan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DGPEN) Kementerian Perdagangan, serta Uni Eropa sebagai pendonor.

Page 3 of 11

Get the latest updates on ARISE+ Indonesia

Subscribe for free!