Kegiatan

Tindakan Non-Tarif (NTM) -persyaratan kebijakan selain tarif- dapat menghadirkan tantangan substansial bagi perdagangan global meskipun ada upaya di tingkat multilateral dan bilateral untuk menyelaraskan dan mengurangi beban NTM tersebut. Oleh karena itu, pengurangan hambatan non-tarif untuk perdagangan barang menjadi penting dalam setiap agenda negosiasi.

Badan Karantina dan Pemeriksaan Ikan (FQIA/BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (MoMAF), dengan dukungan dari ARISE+ Indonesia, telah menyelesaikan lokakarya pengembangan kapasitas selama lima hari tentang metode pengujian residu, kontaminan, dan logam berat menurut dengan undang-undang dan persyaratan Uni Eropa.

Amerika Serikat (AS) adalah pengguna paling aktif kedua dari trade remedy, dan produk Indonesia telah menjadi subyek dari sejumlah besar penyelidikan trade remedy AS, sebagian besar melibatkan antidumping (AD) dan countervailing duty (CVD). Sekitar dua puluh pesanan USA AD dan CVD yang beredar terhadap produk Indonesia, dan empat dikeluarkan pada tahun 2021 saja. Perintah tersebut tetap berlaku tanpa batas waktu, dan setidaknya satu perintah yang saat ini berlaku telah dimasukkan pada abad terakhir. Dan bea yang dibebankan bisa sangat tinggi – hingga tiga angka.

Indikasi Geografis (IG) adalah merek yang dilindungi yang proposisi nilainya didasarkan pada kualitas luar biasa dan karakteristik unik. Reputasi produk tersebut terkait dengan asal geografisnya. IG juga menyiratkan proses sertifikasi yang menjamin bahwa produk telah diproduksi sesuai dengan persyaratan dan standar kualitas tertentu. Saat membeli produk GI, konsumen mengharapkan janji merek GI. Bagaimana produsen dapat menjamin dan memenuhi janji merek mereka? Bagaimana mereka bisa memastikan kualitas dan keaslian produk mereka, terutama ketika konsumen sudah membayar harga premium karena nilai tambah GI? Di sinilah rencana pengendalian internal dan ketertelusuran diterapkan.

Herlianti Hilman, Founder Javara – promotor makanan lokal – meminta dukungan dari para aktivis dan influencer untuk mempromosikan Indikasi Geografis (IG) Indonesia dalam acara Talk Show Indonesia Geographical Indication Show (IGIS) 2022 di Ubud Food Festival, Sabtu (25/06) . Mendukung IG Indonesia berarti mendukung komoditas unggulan daerah dan petani.

Sektor jasa terus tumbuh di Indonesia dan menyumbang sekitar 60% dari PDB (Produk Domestik Bruto) Indonesia dan menyumbang 55% dari lapangan kerja. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2000-2017, pertumbuhan perdagangan jasa lebih tinggi dibandingkan perdagangan barang. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor jasa menjadi sangat penting. Peningkatan jasa merupakan pertanda baik bagi perekonomian Indonesia, karena perekonomian yang didominasi jasa merupakan ciri negara maju.

Pada 24 Juni, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini bersama Koordinator Kerja Sama Internasional Ditjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Fajar Sulaeman Taman melakukan kunjungan bersama ke Garam Amed Bali, salah satu Indikasi Geografis (IG) Indonesia yang didukung oleh ARISE+ Indonesia.

Perdagangan bebas seperti pedang bermata dua. Pasar terbuka menawarkan peluang ekspor yang besar, tetapi pada saat yang sama juga dapat menjadi ancaman bagi industri dalam negeri dari lonjakan impor yang dapat menyebabkan kerugian serius bagi industri. Dengan demikian, Organisasi Perdagangan Dunia didirikan pada tahun 1995 untuk mengatur dan memfasilitasi perdagangan internasional.

Delegasi Uni Eropa dan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJIP) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DGNED) Kementerian Perdagangan, dan Direktorat Fasilitasi Kekayaan Intelektual (DIPF) Kementerian Perdagangan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), melakukan kunjungan lapangan bersama untuk memantau perkembangan Indikasi Geografis (IG) di salah satu lokasi proyek ARISE+ Indonesia yang didanai Uni Eropa di Amed, Bali pada 6 Juni 2022.

Hampir 200 pengawas mutu dan analis laboratorium di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemenKP) di seluruh Indonesia mengikuti pelatihan online Pengujian Mikrobiologi, 24-25 Mei 2022. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Badan Karantina dan Pemeriksaan Ikan (FQIA/BKIPM) di bawah Kementerian Keuangan dengan dukungan dari ARISE+ Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas, pengetahuan dan kompetensi personel laboratorium.

Subscribe to the ARISE+ Indonesia newsletter