Kegiatan

Direktorat Perundingan ASEAN Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (DGITN) Kementerian Perdagangan, dengan dukungan teknis dari ARISE+ Indonesia, melakukan kajian Penguatan Regional Value Chain (RVC). Hasil kajian tersebut disampaikan dalam rapat kerja internal, Selasa (19/04).

Pada tanggal 8 April, Kementerian Penanaman Modal (BKPM) dan ARISE+ Indonesia mengadakan pertemuan awal untuk pengembangan Rencana Daya Tarik Investasi untuk Proyek Berorientasi Masa Depan yang berfokus pada Uni Eropa. Rencana tersebut, yang akan dikembangkan bersama dengan dukungan teknis dari Tim Bantuan Teknis ARISE+ Indonesia, akan menguraikan pendekatan strategis untuk menarik Penanaman Modal Asing (FDI) dalam gelombang baru industri berorientasi masa depan di mana perusahaan dan klaster Uni Eropa beroperasi di ujung tombak desain dan inovasi. Sektor, subsektor, dan segmen rantai nilai tertentu akan dipilih berdasarkan kombinasi analisis kuantitatif dan kualitatif namun akan dikelompokkan berdasarkan tema inti seperti energi terbarukan, manufaktur maju, digitalisasi, keberlanjutan, dan ekonomi sirkular.

ARISE+ Indonesia yang didanai oleh Uni Eropa, bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DGNED), Atase Perdagangan KBRI Madrid dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Barcelona, ​​serta Direktorat -Jenderal Kekayaan Intelektual (Ditjen Kekayaan Intelektual) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, mendukung pameran produk Indikasi Geografis (IG) terpilih di Paviliun Indonesia di Pameran Alimentaria, Barcelona, ​​Spanyol, 4-7 April 2022.

Lima belas rempah-rempah khusus bersertifikasi Indikasi Geografis Indonesia (GI), garam artisanal, teh, kopi, dan gula dipromosikan di Expo 2020 Dubai dengan dukungan dari ARISE+ Indonesia yang didanai Uni Eropa, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DGIP) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan.

Pemerintah memandang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai sumber penting pertumbuhan ekonomi untuk mencapai visi Indonesia Maju. Oleh karena itu, penguatan UMKM dianggap sebagai agenda prioritas yang penting.

Pejabat dari Direktorat Pusat Pengendalian Mutu - Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (PPM BKIPM) dan Laboratorium Balai Uji Standar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BUSKIPM) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian Kelautan dan Perikanan), difasilitasi oleh ARISE+ Ahli senior Indonesia Technical Assistance (TA) II Arief Safari dan Alain Peyré, mengunjungi Laboratorium SUCOFINDO di Cibitung, Jakarta pada Kamis, 10 Maret 2022.

Secara global, industri makanan, termasuk pengecer, supermarket, dan pengolah, terutama di Uni Eropa (EU), semakin menuntut produk bersertifikat kualitas dengan kriteria yang menjamin keamanan pangan, keberlanjutan, ketertelusuran, dan tanggung jawab sosial. Menyikapi permintaan yang terus meningkat ini, Badan Akreditasi Nasional Indonesia (KAN), dengan dukungan dari ARISE+ Indonesia, menggelar diskusi kelompok terfokus pada Rabu (16/03) untuk mengkaji potensi dan kebutuhan penerapan sertifikasi GLOBALG.A.P di Indonesia. GLOBALG.A.P adalah sertifikasi praktik pertanian yang baik yang paling banyak diterima di seluruh dunia.

ARISE+ Indonesia di bawah naungan Direktorat Pertahanan Perdagangan (DPP), Kementerian Perdagangan, baru saja menyelesaikan gap analysis pada sistem manajemen kasus yang digunakan oleh Komite Anti-Dumping Indonesia (KADI) dan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI). ) dalam investigasi trade remedy (anti-dumping, countervailing atau anti-subsidi, dan safeguard). Tinjauan tersebut merupakan langkah pertama menuju pengembangan sistem manajemen kasus elektronik kelas dunia untuk memungkinkan interaksi langsung antara otoritas investigasi dan pihak yang berkepentingan.

Bagi mereka yang bertanya-tanya tentang kondisi lingkungan yang unik dan tradisi lokal tempat produk pertanian pangan Indikasi Geografis (IG) ditanam dan dihasilkan, video ini memberikan ilustrasi yang indah bagi kita. Bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DGPEN) Kementerian Perdagangan, ARISE+ Indonesia bekerja sama dengan sepuluh Masyarakat Perlindungan Indikasi IG Geografis (MPIG) untuk menghasilkan materi promosi.

Program Dukungan Teknis (TA) Kedua di bawah ARISE+ Indonesia diluncurkan pada Agustus 2021 untuk melengkapi Dukungan Teknis (TA) Pertama yang diluncurkan pada 2019. Proyek ini akan memiliki anggaran awal sebesar EUR 5 juta dengan durasi 30 bulan hingga Februari 2024.

Subscribe to the ARISE+ Indonesia newsletter