- Beranda
- Acara
16, 18, 23 November 2021
Bekerja sama dengan ARISE+ Indonesia, Badan Standardisasi Nasional (BSN) akan menyelenggarakan Workshop Standar Pangan dan Regulasi Pangan. Lokakarya ini akan mencakup berbagai topik yang berkaitan dengan standar pangan dan regulasi sektor pangan di Indonesia dan Uni Eropa (UE). Lokakarya ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan tentang persyaratan untuk mengekspor makanan ke pasar UE. Workshop akan dibagi menjadi sesi tiga hari.
14 & 16-18 November 2022 - Bantuan Teknis I
Kemendag dengan dukungan ARISE+ Indonesia menyelenggarakan serangkaian pelatihan daring yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas para pejabat fungsional yang peran dan tugas utamanya memberikan penyuluhan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM).
17-18 & 28 Oktober 2022 - Bantuan Teknis I
Direktorat Pertahanan Perdagangan (DPP) Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung, dengan dukungan ARISE+ Indonesia, sedang mengembangkan modul academic trade remedies untuk digunakan dalam pra- jenjang pascasarjana dan pasca sarjana sebagai bagian dari mata kuliah kebijakan perdagangan internasional (Fakultas Ekonomi) atau hukum perdagangan internasional (Fakultas Hukum). Pengembangan modul bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Indonesia tentang pemulihan perdagangan serta kebijakan dan hukum perdagangan internasional untuk menciptakan kumpulan talenta pemulihan perdagangan yang dapat direkrut dan dikonsultasikan oleh Direktorat Perbaikan Perdagangan Kementerian Perdagangan dan sektor swasta.
4-8 Juli 2022 - Bantuan Teknis II
Sementara prevalensi tarif sebagai hambatan perdagangan internasional telah menurun karena upaya penurunan tarif di tingkat multilateral dan bilateral, perdagangan barang terus terhambat oleh tindakan non-tarif (NTMs). Ini mungkin termasuk, antara lain, persyaratan pengemasan, persyaratan pelabelan, kuota impor, dll. UNCTAD-WB (2018) mencirikan NTM sebagai “zona abu-abu di mana kebijakan perdagangan memenuhi peraturan nasional”. Oleh karena itu, pengurangan hambatan bilateral untuk perdagangan jasa dan hambatan non-tarif untuk perdagangan barang harus menjadi item utama dalam agenda negosiasi.
Halaman 43 dari 45