Hujan turun di suatu pagi di Berau, kabupaten terpencil yang terletak di bagian utara Kalimantan Timur, Indonesia. Namun mendung tak menyurutkan semangat Nur Octaviani untuk menunaikan tugasnya sebagai auditor internal Perhimpunan Indikasi Geografis Kakao Berau (MPIG Kakao Berau). Dia tahu pekerjaannya sangat penting untuk memastikan bahwa tugas produksi ditangani dengan benar, dan berkomitmen untuk menyelesaikannya. Dengan jas hujannya, Nur memberanikan diri ke kebun kakao, bertekad untuk menyelesaikan auditnya meskipun hujan deras dan angin kencang.
Deforestasi telah menjadi perhatian global utama dalam beberapa tahun terakhir karena dampaknya yang mendalam dan menghancurkan terhadap lingkungan, satwa liar, dan masyarakat. Ketika hutan dihancurkan, mereka melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer, berkontribusi secara signifikan terhadap perubahan iklim. Selain itu, degradasi hutan dapat menyebabkan erosi tanah, hilangnya keanekaragaman hayati, dan perubahan pola cuaca lokal.
Badan Karantina dan Pemeriksaan Ikan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memperkenalkan dua pedoman baru untuk mewujudkan Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dari hulu ke hilir. Pedoman tersebut berjudul "Prosedur Operasi Standar untuk Cara Penanganan dan Pengolahan Ikan Tuna dan Kepiting yang Baik di Pemasok" dan "Pedoman Higiene Penjualan Ikan di Pasar Tradisional", dikembangkan dengan bantuan teknis dari ARISE+ Indonesia Technical Assistance II dan disebarluaskan secara online di 8-9 Desember 2022.
Direktorat Jenderal Kemitraan Internasional (DG INTPA) Komisi Eropa dan Delegasi UE untuk Indonesia dan Brunei Darussalam mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Jakarta dan Laboratorium Pemeriksaan Standar Karantina Ikan dan Pemeriksaan (FQISE/BUSKIPM) untuk mengumpulkan informasi dan umpan balik tentang Kontribusi ARISE+ Indonesia kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam memperkuat penjaminan mutu di sektor perikanan, termasuk kapasitas pengujian laboratorium, Senin (27/02).
Meski permintaan cabai Indonesia tinggi di pasar global, petani dan produsen lokal masih kesulitan mengirimkan produk cabai ke luar negeri. Cabai Indonesia memang belum terlihat di radar pecinta bumbu pedas dan masih kalah pamor dengan produk asal Thailand, Vietnam, China, dan India.
Industri farmasi dan kesehatan berkembang pesat di Indonesia, yang menghadirkan permintaan bahan baku yang sesuai untuk menghasilkan produk ini. Namun, 95% bahan baku tersebut masih diimpor. Meskipun situasi ini menghambat perkembangan industri farmasi di Indonesia, namun pada saat yang sama juga menciptakan peluang yang menjanjikan untuk berinvestasi di industri bahan baku.
Yuliawati Cahyaningrum saat ini memulai perjalanan karirnya di Direktorat Perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Dan partisipasinya baru-baru ini dalam lokakarya peningkatan kapasitas tentang Tindakan Non-Tarif (NTM) yang difasilitasi oleh ARISE+ Indonesia dapat bermanfaat bagi tujuan kariernya.
Kajian Pembiayaan Ekspor yang dilakukan oleh Kementerian Bappenas bekerja sama dengan ARISE+ Indonesia mengungkapkan bahwa proporsi pembiayaan ekspor terhadap total ekspor di Indonesia relatif stagnan di bawah 10% selama beberapa tahun terakhir, sehingga mendorong tindakan perbaikan ke depan. Temuan dan rekomendasi awal Studi Pembiayaan Ekspor dipresentasikan dan dibahas dalam lokakarya yang diselenggarakan oleh Bappenas, dengan dukungan dari ARISE+ Indonesia, di Jakarta pada Selasa (24/01).
Pengembangan website Indonesia Rapid Alert System (INRAPEX) yang telah dimulai sejak tahun 2022 telah selesai dan dipresentasikan di hadapan pejabat Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Kepatuhan Perdagangan (DGCPTC), Kementerian Perdagangan, pada tanggal 17-18 Januari 2022 di Bogor. Lokakarya yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengawasan Distribusi Barang dan Jasa, Kementerian Perdagangan, dengan dukungan dari ARISE+ Indonesia, bertujuan untuk menguji fungsionalitas situs web, membahas prosedur implementasi dan mendapatkan umpan balik dari para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan situs web INRAPEX.
Pertemuan Project Steering Committee (PSC) ke-5 ARISE+ Indonesia Trade Support Facility berlangsung di Jakarta pada 13 Desember 2022. Pertemuan tersebut mempertemukan para pemangku kepentingan utama proyek, termasuk Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, sebagai lembaga koordinasi untuk empat Area/Komponen Prioritas program, penerima manfaat utama lainnya seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Investasi, Kementerian Perindustrian dan Badan Standardisasi Nasional , , Delegasi Uni Eropa (UE), dan Tim Bantuan Teknis ARISE+ Indonesia. Lebih dari 80 orang berpartisipasi secara pribadi dalam pertemuan tersebut, pertemuan pertama yang diselenggarakan secara sementara sejak pandemi COVID-19.